SIDOMOYO-SID- Di saat musim hujan maupun kemarau para petani biasa bercocok tanam tanaman utama, seperti padi dan palawija, namun demikian untuk meningkatkan pendapatan dan keuntungan para petani juga menanam tanaman lain dengan tumpang sari. Tanaman tumpang sari juga menolong para petani dikala tanaman utama mereka gagal panen atau terserang hama, ini diungkapkan oleh Satiya, petani yang selalu menanam tanaman lainya selain tanaman utama, ia juga menyampaikan bahwa selain bercocok tanam juga memelihara ikan lele dalam bak semen dan memelihara ungags, serta budidaya tanaman hias di rumahnya.
Menurutnya sisa panen dari sawah seperti sayuran dan sisa bulir padi bisa di bawa pulang untuk makanan unggas, sedangkan hama keong dan ganggang bisa digunakan untuk makanan ikan lele,air cucian beras untuk menyiram tanaman hias, ” Dari tanaman tumpang sari dan memelihara ikan lele serta ungags dan budidaya tanaman hias, lumayan bisa menambah pendapatan dan mengurangi pengeluaran belanja” ungkapnya kepada tim Sidomoyo-Sid.
Dia juga menambahkan untuk dua bak semen yang disusun dan berdiameter 80 Cm bisa menampung 300 ekor lele, sedang untuk unggas/itik setiap hari menghasilkan telur, ditambah hasil penjualan tanaman hias, yang selalu membuat istrinya tersenyum manis dengan bertambahnya pundi-pundi pendapatan.